Lapar: Negeri Salah Urus!
| Penulis | Khudori |
|---|---|
| Penerbit | Resist Book |
| Kertas | HVS |
| Ukuran | 14×21 cm |
| Jumlah Halaman | 228 |
| Jenis Sampul | Softcover |
Rp70.000 Harga aslinya adalah: Rp70.000.Rp59.500Harga saat ini adalah: Rp59.500.
Stok 25
Deskripsi
“No free lunch!” kata si bule. Tapi pejabat kita punya bahasa lain: “Mereka hanya tak paham apa itu makanan bergizi.” Itulah suara-suara yang muncul ketika banyak anak menderita busung lapar dan kelaparan mengancam di mana-mana. Lalu, siapa yang benar? Pepatah si bule atau pernyataan pejabat kita? Ini negeri subur, bahkan Koes Plus bilang tongkat kayu pun jadi tanaman. Kalau demikian, bisa jadi yang dikatakan pejabat kita benar: mereka tidak kurang makan, hanya kurang gizi. Begitukah? Penulis buku ini punya pendapat lain. Ia menunjukkan kepada kita mengapa untuk makan butuh duit, dan mengapa orang miskin tidak mampu membayarnya. Didukung data berlimpah, analisis tajam, bahasa yang lantang, serta komik yang kocak, buku ini secara tegas menjelaskan kenapa kita mesti mengarahkan telunjuk pada negara atas urusan perut ini. Hingga Anda akan paham mengapa para pejabat kita gemar bersilat lidah.
Informasi Tambahan
| Berat | 0.3 kg |
|---|---|
| Dimensi | 21 × 14 cm |
Produk Terkait
-
Geger Gedhen di Pesisir Selatan Jawa
Rp68.000Harga aslinya adalah: Rp68.000.Rp57.800Harga saat ini adalah: Rp57.800. -
Geliat Kampung Tersembunyi: Siasat Penghidupan dan Perubahan di Teluk Demenggong, Kabupaten Jayapura
Rp90.000Harga aslinya adalah: Rp90.000.Rp76.500Harga saat ini adalah: Rp76.500. -
Elite Vs Massa
Rp48.000Harga aslinya adalah: Rp48.000.Rp40.800Harga saat ini adalah: Rp40.800. -
Bayang-Bayang Kerentanan: Tantangan Penghidupan Orang Sowek di Supiori
Rp136.000Harga aslinya adalah: Rp136.000.Rp115.600Harga saat ini adalah: Rp115.600. -
Neoliberalisme Menumpas Petani: Menyingkap Kejahatan Industri Pangan
Rp80.000Harga aslinya adalah: Rp80.000.Rp68.000Harga saat ini adalah: Rp68.000.






