Sokola Rimba – Butet Manurung

Rp65.000

Siapa yang berhak membuat definisi dan mengklaim diri sebagai yang paling ‘beradab’? Catatan Butet memperlihatkan kelumpuhan teori di hadapan pengalaman manusia dan fakta-fakta tentang keseharian mereka. Sebaliknya, si pemilik pengalaman itulah yang paling berhak atas definisi dan teori tentang diri dan jehidupannya.

Description

Saya jadi ingat orang Baduy, Banten Selatan, yang tidak butuh sekolah. Kata mereka, mendingan bodoh daripada pintar buat minterin orang lain. Bagi saya, buku ini merupakan gambaran anak muda Indonesia, yang mau hidup berbagi dengan orang yang terpinggirkan dari arus modernisasi. Butet memberi contoh lewat buku ini, bahwa ilmu yang kita miliki harus dibagikan kepada orang lain yang kesulitan menjangkaunya. Butet ternyata sudah melampaui generasinya, yang umumnya menyukai cara ‘seduh langsung makan’. Semoga muncul generasi pionir seperti Butet di negeri ini. Begitu indah! Gola Gong, pengelola Rumah Dunia

Siapa yang berhak membuat definisi dan mengklaim diri sebagai yang paling ‘beradab’? Catatan Butet memperlihatkan kelumpuhan teori di hadapan pengalaman manusia dan fakta-fakta tentang keseharian mereka. Sebaliknya, si pemilik pengalaman itulah yang paling berhak atas definisi dan teori tentang diri dan jehidupannya.
Buku ini mengoreksi banyak hal yang secara umum diasumsikan, diyakini, dan disebarkan oleh kaum cerdik pandai, politisi, pengusaha, pemimpin agama, dan siapa pun pemegang kekuasaan dominan. Seluruh isinya membawa saya pada perenungan panjang tentang makna peradaban, dan tentang ‘keindonesiaan’. Kerja masih jauh dari selesai…
Terima kasih Butet! (Maria Hartiningsih, jurnalis senior Harian Kompas)

Kondisi: hvs
Judul: Sokola Rimba
Penulis : Butet Manurung
Penerbit: Insist Press
Tebal: 250 hlm

Additional information

Weight 0.4 kg
Dimensions 14 × 21 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Sokola Rimba – Butet Manurung”