Esai

Apakah “Orang Kiri” itu Cabul?: Sosialisme dan Pembebasan Perempuan

Ada yang menarik dari aksi dan kampanye pembebasan perempuan beberapa waktu belakangan. Terutama aksi International Women’s Day tahun 2019 yang mengangkat isu “Kiri Cabul”. Isu ini diangkat lantaran rentetan kejadian berupa; dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh BW hingga kasus kekerasan seksual oleh RP yang mendaku dirinya kiri. Puncaknya, slogan “Kiri Cabul” seolah mendapat justifikasi dari tindakan catcalling yang dilakukan oleh terduga buruh-buruh yang tergabung dalam KASBI pada peringatan IWD 2020 di Jakarta. Hal ini kemudian memberi kesempatan pada media popular semacam Magdalene.co yang tanpa kajian dan pendiskusian telah melakukan…

Read More
Esai

Apa Masalah Terbesar di Dunia Saat Ini? Tergantung Kita Bertanya pada CEO, Pakar, atau Filsuf

Kita hidup di dunia yang terancam oleh banyak risiko eksistensial yang tidak dapat diselesaikan oleh satu negara atau satu organisasi sendirian, seperti perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan virus corona. Namun, untuk mengatasi masalah ini secara memadai, kita perlu sepakat mana yang menjadi prioritas – dan mana yang tidak. Kebetulan, para pembuat kebijakan dan pemimpin bisnis yang sebagian besar menentukan risiko mana yang menjadi prioritas global menghabiskan satu minggu pada Januari berbaur di resor pegunungan Davos untuk pertemuan tahunan elit dunia. Saya berpartisipasi dalam survei penilaian risiko global yang memberi tahu…

Read More
Esai

Sosial Demokrasi di Swedia, Dibangun dari Perjuangan Kelas Pekerja

Sebagai bagian dari negara-negara Skandinavia, Swedia kerap menjadi rujukan utama bagi pengamat kebijakan di seluruh dunia. Keberhasilan Swedia dan negara-negara Skandinavia lainnya dalam membangun negara sosial demokratik (social democratic state) — melalui kebijakan redistributif seperti welfare state yang komprehensif, pemberlakuan pajak progresif yang cukup tinggi, dan perlindungan terhadap pekerja dan serikat buruh — mampu meminimalisir terjadinya ketimpangan ekonomi dan menciptakan masyarakat yang cenderung egaliter. Alhasil, negara seperti Swedia sering kali dinobatkan sebagai salah satu kisah sukses ekonomi sosial semokrasi di dunia. Bagi sebagian besar pengamat dan sejarawan, keberhasilan Swedia dalam…

Read More
Esai

Kisah Cinta antara Marx dan Jenny von Westphalen (Bagian II)

Jenny von Westphalen lahir dan di besarkan di lingkungan keluarga aristokrat atau kaum bangsawan. Perempuan kelahiran 1814 ini, dikenal sebagai perempuan baik di kalangan kaum bangsawan. Sebagai perempuan bangsawan yang terpandang, Jenny diharapkan menikah dengan seorang laki-laki yang sederajat dengannya—sama-sama bangsawan. Namun, sebagai perempuan yang memiliki pemikiran cerdas dan revolusioner, dia tidak sudi terperangkap dalam sudut pandang kaum bangsawan. Bagi Jenny, kehormatan bagi seorang perempuan bukan diukur dari kebangsawanan dan bukan pula mengikuti pola hidup kaum bangsawan, melainkan keberanian membangun dan merealisasikan pemikiran kritis di ranah praksis. Dia memilih bersanding…

Read More
Esai

Hak Kepemilikan dan Tragedi Pengelolaan Sumber Daya Alam

Permasalahan dalam pengelolaan sumber daya alam terus menjadi perdebatan hingga hari ini. Salah satu poin utama perdebatan itu adalah agar alam tidak digunakan secara eksploitatif dan mampu mempertahankan keberlanjutan (sustainability) dari sumber daya alam yang akan dikelola. Terutama sumber daya alam yang memiliki perang vital bagi keberlangsungan hidup orang banyak. Dalam konteks ini, Garrett Hardin (1968) menyatakan suatu tesis yang disebut “the tragedy of the commons”. Tentu yang menjadi perhatian utama dari tesis ini adalah “the commons”, yang artinya adalah suatu sumber daya dengan akses terbuka (open-access). Commons dimengerti sebagai…

Read More
Esai

Jejak Langkah Indonesia Hadir di Bumi Manusia: Pramoedya & Embrio Kebangsaan

Salah jika Indonesia sebagai bangsa tidak hadir di Bumi Manusia. Novel Tetralogi Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, & Rumah Kaca) adalah laboratorium yang menggambarkan pergulatan rakyat Indonesia membangun apa yang disebut sebagai nasion atau bangsa. Kata “Indonesia” memang tidak ada dalam sekitar 2.000 halaman novel kebangkitan nasional itu. Namun, itu adalah kehebatan Pram sebagai penulis. Secara sadar dia menunjukan bahwa Indonesia sebagai bangsa bukan hadir akibat proses alamiah. Entitas bangsa itu dibentuk untuk mencapai proses revolusi sosial melalui berbagai perjuangan dan tetesan darah. Sebuah proses pembentukan struktur…

Read More
Esai

Kisah Cinta antara Marx dan Jenny von Westphalen (Bagian I)

Keluarga Marx dan Jenny bertempat tinggal di dalam satu wilayah yang sama. Oleh karena itu, kedua keluarga itu, tentu saja, saling bertetangga. Tidak hanya bertetangga, antara ayah Marx, Herschel dan ayah Jenny, Ludwid von Westphalen bersahabat. Kedua sahabat itu, selain sering saling mengunjungi, mereka juga sering terlibat dalam diskusi tentang berbagi ilmu pengetahuan, sastra, dan seni. Dua keluarga dan sahabat itu, tinggal di suatu daerah yang bernama Trier, Rhineland, Jerman. Sebelum Marx mengenal ilmu pengetahuan, filsafat, sastra, dan seni di lembaga pendidikan formal, dia telah mendapat pendidikan dari ayah kandungnya…

Read More
Esai

Bahagia di Tapal Batas: Orientasi Kebahagiaan Guru di Daerah Perbatasan

Semua hal yang dilakukan individu pada dasarnya berorientasi pada satu tujuan yakni, mencapai kebahagiaan. Konsep kebahagiaan memang sukar didefinisikan secara tepat karena cakupannya sangat luas. Walau demikian, kebahagiaan bisa didefinisikan berdasarkan beberapa aspek. Menurut Peterson, dkk (2005), kosep kebahagiaan dapat diartikan lewat tiga aspek yakni pleasure (kesenangan), meaning (keberartian) dan engagement (keterikatan). Orang yang berorientasi hanya pada pleasure akan fokus pada mencari kesenangan. Bagi mereka, kebahagiaan adalah mencapai kesenangan atau kenikmatan. Aspek meaning atau kebermaknaan menunjukkan kecenderungan seseorang untuk melakukan sesuatu karena hal yang dilakukan itu bermakna dan berarti bagi…

Read More
Esai

Polemik Konsepsi tentang Desa di Jawa dan Kapitalisme

Indonesia biasanya dikelompokkan sebagai negara berkembang karena perekonomiannya sebagian besar masih agraris. Seiring dengan anggapan tersebut, muncul dikotomi antara desa dan kota. Desa adalah representasi dari suatu wilayah yang terdiri dari community bukan society (Soemardjan, 1981: 5). Community ini dimaksudkan sebagai kumpulan warga dengan frekuensi interaksi yang tinggi. Ciri lain mengenai desa misalnya karena masyarakatnya masih tradisional, dengan kata lain tidak modern. Dari sini saya melihat bahwa ada suatu imaji mengenai desa yang melekat sangat kuat dalam masyarakat Indonesia. Adanya desa hampir selalu dikontraskan dengan kota. Terlebih lagi dalam era…

Read More
Esai

Kontrol Moralitas atas Agama

Diskursus seputar moralitas dan agama telah dimulai oleh para filsuf dunia sejak ratusan abad yang lalu. Dalam hubungannya dengan moralitas, Sokrates misalnya, merupakan filsuf pertama yang menegaskan bahwa hidup moral menjadi sebuah indikasi bagi hidup berdasarkan kodrat manusia. Perhatian para filsuf terhadap tema-tema seputar moralitas dan agama secara implisit menunjukkan perhatiannya terhadap kehidupan manusia. Manusia sebagai subjek atau pelaku di tengah dunia tentunya menjadi fokus perhatian para filsuf dalam usaha menata wajah dunia yang humanis dan penuh damai. Tak dapat dimungkiri bahwa pembicaraan seputar moralitas dan agama di antara para…

Read More
× Ada yang bisa kami bantu?