Esai

Militerisme dan Kepentingan Kelas dalam Pendidikan Bela Negara di IPB

Ada Hantu di IPB, Hantu Militerisme! Pada tahun ajaran baru, Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB). Kegiatan itu, diselenggarakan pada 3—9 Agustus 2019. Agenda utama dalam kegiatan itu, tidak hanya mengenalkan IPB kepada mahasiswa baru, tetapi juga, tujuan paling utama dari yang utama, menanamkan semangat bela negara. Materi penting bela negara yang diberikan kepada para mahasiswa tersebut terdiri dari empat materi. Materi pertama, Pendidikan Pancasila. Kedua, Bhineka Tunggal Ika. Ketiga, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keempat, Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45).[1] Hal yang cukup…

Read More
Esai

Kiri, Komunis, dan Razia Buku

Komunis merupakan bagian dari apa yang disebut sebagai ideologi kiri. Sementara PKI (Partai Komunis Indonesia) adalah partai dengan ideologi komunis. Tapi tidak semua yang “kiri” itu komunis atau PKI. Akan tetapi banyak masyarakat yang tidak tahu tentang kondisi itu. Apalagi ketika sejak kecil, mereka diberi imajinasi ketakutan terhadap hal itu. Sehingga ada fobia terhadap hal-hal yang berbau kiri, komunis, PKI, dan buku-buku kiri yang menyertai. Baru-baru ini, kelompok masyarakat yang menamai diri mereka Brigade Muslim Indonesia menyisir buku-buku kiri di toko Gramedia Makassar. Mereka kemudian berupaya agar buku tersebut tidak…

Read More
Esai

Memahami Moralitas Manusia Bersama Leon Trotsky

Moralitas selama ini, oleh kaum beragama, dianggap bersumber dari Tuhan, bukan dari hasil produksi hubungan antarmanusia, hubungan yang merefleksikan basis materil yang bernama kekuatan produksi. Dengan perkataan lain, moralitas hanya dianggap sebagai sesembahan umat manusia tanpa merefleksikannya dengan kondisi sosial. Karena moralitas dianggap berasal dari Tuhan, maka konsekuensinya adalah: moralitas yang digunakan oleh manusia untuk menilai baik dan buruknya suatu perilaku atau perbuatan disandarkan pada dalih “amanat” dari Tuhan. Pada saat gerombolan kaum beragama yang diperalat oleh kepentingan modal menyerang ruang-ruang demokrasi, mereka dengan entengnya berteriak, “Allahuakbar! Bubarkan, hancurkan, remukkan…

Read More
Esai

Hubungan Antara Membaca dan Menulis

Membaca dan menulis adalah dua kegiatan yang saling berkaitan antarsatu sama lain. Bahkan dengan tegas aku katakan, “Kedua kegiatan itu tidak dapat diceraiberaikan!” Kegiatan membaca adalah kegiatan menghimpun ilmu di dalam kepala. Dan, ketika ilmu sudah terhimpun, si pembaca akan memiliki kemampuan memunculkan ide. Nah, ide inilah yang kemudian diekspresikan dalam bentuk tulisan. Sedangkan tulisan dapat muncul, tentu saja, karena adanya kegiatan menulis. Menulis adalah kegiatan mempraktikan cinta. Hakikat cinta, dari sudut pandang Marxian, adalah kegiatan mencurahkan apa yang kita miliki kepada sesuatu atau orang yang kita cintai, sehingga dengan…

Read More
Esai

Multikulturalisme dan Citizenship: Membaca Kerentanan Demokrasi di Indonesia

Orde Baru (Orba) merupakan sebuah era di mana rezim yang berkuasa berusaha mereduksi faktum pluralitas ke dalam sebuah format yang ajek. Teknik mengharmonisasikan suatu realitas yang plural tersebut meninggalkan jejak hitam dalam sejarah yang dalam bahasanya penyair sekaligus budayawan Goenawan Mohammad dipandang sebagai sebuah keteledoran kolektif di mana sejarah selalu dilihat sebagai grup ‘angkatan’[2]. Hubungan mereka hanya dirumuskan sebagai ‘pewarisan’ (positif), atau ‘gap’, ‘jurang pemisah’ (negatif). Ekspresi dalam bentuk sederhana maupun kompleks bercorak ekspansi gerakan primordial ataupun sektarianisme dapat lahir secara intensif dalam kondisi tersebut tanpa mempertimbangkan lagi status falsafah…

Read More
Esai

Bahaya Gangguan Stres Pasca Pemilu: Analisis Psikologi

Tanggal 17 April 2019 yang lalu, Indonesia melaksanakan agenda demokrasi lima tahunan yakni pesta demokrasi yang dilakukan serentak untuk memilih calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) serta calon anggota legislatif (Caleg). Pesta akbar demokrasi ini kemudian menjadi berwarna karena ditaburi dengan beragam gambar Capres-Cawapres dan Caleg di berbagai sudut kota. Para calon pemimpin dan wakil rakyat ini mulai rajin mendatangi berbagai kegiatan masyarakat  mulai  dari  acara  non-formal sampai  pada  acara  formal dengan  tujuan agar  lebih  dikenal  oleh  masyarakat dan berharap agar dapat  dipilih. Suhu politik semakin meningkat dengan…

Read More
Esai

Marxisme dan Kerusakan Alam: Sanggahan Terhadap Teori Malthus

Kerusakan alam, menurut Malthus, disebabkan oleh terjadinya ledakan jumlah penduduk. Menurutnya, pertumbuhan penduduk bergerak secara geometrik (1, 4, 7, 12, 18, …), sedangkan pertumbuhan alam bergerak dalam deret ukur aritmatika (1, 2, 3 ,4 ,5, …). Pertumbuhan yang berbeda di antara keduanya menyebabkan terjadinya kerusakan alam. Manusia dari waktu ke waktu semakin membludak (tumbuh banyak secara kuantitatif) semakin ketat dan ganas pula dalam dalam persaingan memperebutkan dan mengeksploitasi sumber-sumber kehidupan yang disediakan oleh alam. Hal itu membuat alam dengan keterbatasannya untuk menyediakan kebutuhan manusia terus dikuras hingga tandas, sehingga dari…

Read More
Esai

Agama dan Komunisme Tidak Bertentangan, Namun dapat Berdampingan

Komunisme merupakan salah satu ideologi yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah perkembangan dunia. Hampir separuh dunia pernah menganut ideologi ini dengan cita-cita mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera. Namun menurut narasi sejarah Orde Baru (Orba), seringkali dikatakan bahwa komunisme adalah atheis, anti-agama, dan tidak manusiawi. Namun, benarkah demikian? Uni Soviet yang merupakan sebuah negara berideologi komunis pertama di dunia yang terbentuk melalui revolusi Oktober 1917, bukannya melarang atau merepresi kaum beragama (seperti propaganda Orde Baru) namun memberikan kebebasan terhadap rakyatnya untuk menganut agama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing (Efanov, 2018). Banyak…

Read More
Esai

Menjual Kemiskinan Sebagai Tontonan

Miskin atau pra sejahtera jelas bukan sebuah cita-cita terlebih sebagai tujuan hidup. Melihat rentetan iklan serta sinema yang menampilkan sekat tebal antara kaya dan miskin tentu kaya lebih menggoda serta menggiurkan. Fantasi kehidupan di sinetron tentang lelaki kaya jatuh cinta kepada perempuan miskin terlepas dari alur cerita yang sudah dapat ditebak menyiratkan lebih ditonjolkannya hasrat untuk menjadi kaya. Begitu juga si Kaya yang baik hati ataupun jahat juga melawan karakter si miskin hampir menjadi hiasan ajeg di Televisi. Karakter kaya berarti memiliki sedangkan miskin tidak memiliki. Singkatnya dalam Televisi Indonesia…

Read More
Esai

Jangan Tertinggal di Jagad Maya: Fenomena Fear of Missing Out Bagi Pecandu Media Sosial

Internet merupakan salah satu bentuk evolusi perkembangan komunikasi dan teknologi yang sangat berpengaruh pada kehidupan manusia saat ini. Salah satu akibat adanya internet adalah perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial primer antar individu. Percakapan konvensional seperti tatap muka telah digantikan peranannya dengan internet message, video call dan social media. Hal ini dimungkinkan karena kekurangan-kekurangan yang dimiliki komunikasi konvensional seperti jarak dan waktu yang kemudian dapat ditutupi oleh internet (Hampton, Lauren, & Eun, 2011). Kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh internet secara tidak langsung menyebabkan seseorang memiliki tingkat ketergantungan cukup tinggi terhadap internet…

Read More
× Ada yang bisa kami bantu?