Puisi

PUISI: Jeritan Perempuan yang Melawan

(1) Pernahkah sejenak kau berdiam diri, Memandang lekat diri, Menelisik setiap bagian dari dirimu, yang kelihatan dan tak terlihat secara teliti? . Bagaimana cara menata rambutmu, sudahkah sesuai keinginanmu? Pakaian yang kau kenakan, sudahkah nyaman untukmu? Riasan wajah yang menempel di permukaan kulitmu, apa benar yang kau sukai? Sepatu yang kau kenakan, tidak menyakiti kakimu? Kau menyukainya dan membutuhkannya? Pekerjaanmu saat ini, benarkah panggilan dari hatimu dan kau menikmatinya? Atau setiap hari kau sesungguhnya tersiksa bukan main, seperti mayat hidup di tempat kerja, tapi “mau bagaimana lagi”?. Caramu bertutur kata,…

Read More
Esai

Memahami Arti Cinta Bersama Erich Fromm

Erich Fromm, seorang psikoanalisis neo-Marxis dari mazhab frankfrut-Jerman, di dalam buku yang ditulisnya, “Escape From Freedom” (Lari dari Kebebasan), mengatakan kalau sebagian dari kita sesungguhnya tengah terperangkap dalam pasungan zaman modern. Tidak hanya itu saja, pengkritik Sigmund Freud dan perekonstruksi pemikiran Marx itu, mengatakan bahwa sebagian dari kita, dinilai secara eksistensialis, tengah tidak mampu menjawab problem keteralienasian ( keadaan terasing). Dia juga mengatakan, sebagian orang telah gagal mengatasi keterasingannya, hingga pada gilirannya dia lari dari kebebasan yang diberikan oleh alam kepadanya. Kebohongan, kemunafikan, dan segala bentuk kedurjanaan sebenarnya—mengutip apa yang…

Read More
Resensi Buku

Samora Machel, Seorang Revolusioner dari Afrika

Mungkin kawan-kawan tak asing lagi mendengar Sosialisme? Ya sosialisme yang sering dibahas di buku-buku sejarah dan di pojok-pojok ruang perkuliahan. Sosialisme mulai mengemuka sejak abad 19, sebagai sebuah ideologi yang bergagasan bahwa semua alat kepemilikan dikuasai bersama oleh rakyat. Tak diperkenankan dimiliki individu per individu (sama rata sama rasa). Kekayaan diatur secara bersama, tidak ada lagi monopoli, eksploitasi kelas atau contoh sederhananya dilarang sesama teman berkompetisi untuk menang sendiri, semua dikuasai dan dinikmati bersama. Ketika Revolusi Prancis, liberty (kebebasan),egality (kesetaraan) dan fraterity (persaudaraaan) adalah perjuangan semua kelompok baik proletar dan…

Read More